Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-10 14:20:08【Resep Pembaca】028 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(93)
Sebelumnya: Warga Taiwan Berbondong
Selanjutnya: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Artikel Terkait
- Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza
- SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG
- CreAsia Studio dan TrueVisions NOW Perluas Waralaba 'My Chef in Crime' ke Thailand
- Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Pemkot Makassar
- Pemprov DKI diminta beri penyuluhan kesehatan terkait cuaca panas
- Kapolri resmikan 32 SPPG di Jateng dalam rangka dukung program MBG
- Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
- Pemprov Lampung efektifkan program nasional sejahterakan masyarakat
Resep Populer
Rekomendasi

Ahli gizi bagikan kiat mengolah makanan yang memengaruhi kalori

Pemprov Sumut turunkan tim tangani dugaan keracunan MBG di Toba

Pembuat film "Pengin Hijrah" dipuji promosikan wisata Uzbekistan

Pemprov DKI diminta beri penyuluhan kesehatan terkait cuaca panas

Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304

Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal

Wamenaker sebut Magang Nasional sarana siapkan tenaga kerja terampil

Refleksi Hari Pangan Sedunia, "Berilah kami makanan secukupnya"